[{"data":1,"prerenderedAt":107},["ShallowReactive",2],{"case-\u002Fstudi-kasus\u002Fpempek-jkt-tiktok-shop":3},{"id":4,"title":5,"body":6,"caseId":92,"description":86,"draft":93,"extension":94,"industry":95,"isAnonymous":93,"meta":96,"navigation":97,"path":98,"publishedAt":99,"rawbody":100,"seo":101,"services":102,"slug":103,"stem":104,"summary":105,"__hash__":106},"caseStudies\u002Fcase-studies\u002Fpempek-jkt-tiktok-shop.md","Pempek JKT di TikTok Shop, toko kami sendiri",{"type":7,"value":8,"toc":85},"minimark",[9,14,18,21,25,28,75,79,82],[10,11,13],"h2",{"id":12},"situasi-awal","Situasi awal",[15,16,17],"p",{},"Pempek JKT itu toko kami sendiri, dan yang ini bukan di Shopee. Kami iseng buka di TikTok Shop.",[15,19,20],{},"Mei 2026, GMV-nya Rp26,5 juta sebulan dari 344 produk terjual. GMV itu angka penjualan kotor versi TikTok Shop, jadi jangan disandingin langsung sama angka Shopee di halaman lain.",[10,22,24],{"id":23},"yang-kami-bedah","Yang kami bedah",[15,26,27],{},"Platformnya beda, cara bedahnya sama:",[29,30,31,39,45,51,57,63,69],"ul",{},[32,33,34,38],"li",{},[35,36,37],"strong",{},"Riset market."," Kompetitor, harga pasar, apa yang lagi dicari pembeli.",[32,40,41,44],{},[35,42,43],{},"Nama produk."," Kata yang beneran diketik pembeli.",[32,46,47,50],{},[35,48,49],{},"Foto produk."," Dibandingin sama kompetitor.",[32,52,53,56],{},[35,54,55],{},"Deskripsi."," Keraguan pembeli kejawab sebelum mereka nanya.",[32,58,59,62],{},[35,60,61],{},"Promo dan bundle."," Nilai per order naik, margin tetap aman.",[32,64,65,68],{},[35,66,67],{},"Iklan."," Di TikTok Shop namanya GMV Max. Logikanya sama: yang boncos dimatiin.",[32,70,71,74],{},[35,72,73],{},"Toko."," Etalase, rating, performa toko.",[10,76,78],{"id":77},"yang-kami-kerjain","Yang kami kerjain",[15,80,81],{},"Caranya sama kayak di Shopee. Hasilnya: 30 hari sampai 5 Oktober 2026, GMV Rp142 juta dari 1.991 produk terjual. Sekitar empat bulan setelah Mei, 5,4x lipat.",[15,83,84],{},"Kenapa kami tampilkan? Karena ini bukti caranya bukan trik khusus satu platform.",{"title":86,"searchDepth":87,"depth":87,"links":88},"",2,[89,90,91],{"id":12,"depth":87,"text":13},{"id":23,"depth":87,"text":24},{"id":77,"depth":87,"text":78},"pempek-jkt-tiktok-shop",false,"md","Toko kami sendiri · TikTok Shop",{},true,"\u002Fcase-studies\u002Fpempek-jkt-tiktok-shop","2026-10-12","---\ntitle: Pempek JKT di TikTok Shop, toko kami sendiri\ncaseId: pempek-jkt-tiktok-shop\nindustry: Toko kami sendiri · TikTok Shop\nsummary: Toko kami sendiri, di TikTok Shop. Caranya sama kayak di Shopee, GMV naik 5,4x dalam sekitar 4 bulan.\npublishedAt: 2026-10-12\nisAnonymous: false\n---\n\n## Situasi awal\n\nPempek JKT itu toko kami sendiri, dan yang ini bukan di Shopee. Kami iseng buka di TikTok Shop.\n\nMei 2026, GMV-nya Rp26,5 juta sebulan dari 344 produk terjual. GMV itu angka penjualan kotor versi TikTok Shop, jadi jangan disandingin langsung sama angka Shopee di halaman lain.\n\n## Yang kami bedah\n\nPlatformnya beda, cara bedahnya sama:\n\n- **Riset market.** Kompetitor, harga pasar, apa yang lagi dicari pembeli.\n- **Nama produk.** Kata yang beneran diketik pembeli.\n- **Foto produk.** Dibandingin sama kompetitor.\n- **Deskripsi.** Keraguan pembeli kejawab sebelum mereka nanya.\n- **Promo dan bundle.** Nilai per order naik, margin tetap aman.\n- **Iklan.** Di TikTok Shop namanya GMV Max. Logikanya sama: yang boncos dimatiin.\n- **Toko.** Etalase, rating, performa toko.\n\n## Yang kami kerjain\n\nCaranya sama kayak di Shopee. Hasilnya: 30 hari sampai 5 Oktober 2026, GMV Rp142 juta dari 1.991 produk terjual. Sekitar empat bulan setelah Mei, 5,4x lipat.\n\nKenapa kami tampilkan? Karena ini bukti caranya bukan trik khusus satu platform.\n\n\u003C!-- OWNER_INPUT: kapan mulai serius digarap dan apa yang spesifik dikerjain di TikTok Shop. -->\n",{"title":5,"description":86},[],null,"case-studies\u002Fpempek-jkt-tiktok-shop","Toko kami sendiri, di TikTok Shop. Caranya sama kayak di Shopee, GMV naik 5,4x dalam sekitar 4 bulan.","VmlM3WaHxqOvks_RUIzFqRYDZM_Etp9y7RAyk7jtALk",1792433509651]