Situasi awal
Juni 2026, toko ini omsetnya Rp1,3 juta sebulan. Pesanannya 26. Sebulan.
Jadi kalau kamu lagi mikir "toko aku masih kecil, bisa nggak?", ini jawabannya. Yang penting produknya ada pasarnya. Itu yang kami cek duluan.
Yang kami bedah
Di toko sekecil ini, pertanyaan pertamanya bukan iklan. Pertanyaannya: pembelinya ada nggak, dan kenapa mereka belum nemu toko ini.
Yang kami cek, sama kayak di tiap toko yang kami pegang:
- Riset market. Ada pasarnya nggak, siapa kompetitornya, berapa harga pasarnya.
- Nama produk. Kata yang beneran diketik pembeli.
- Foto produk. Bikin orang berhenti scroll atau nggak.
- Deskripsi. Keraguan pembeli kejawab sebelum mereka nanya.
- Promo dan bundle. Nilai per order naik, margin tetap aman.
- Iklan. Budget kecil, jadi tiap rupiah harus ngasih order.
- Toko. Etalase, dekorasi, rating, performa toko.
Yang kami kerjain
Bongkar dulu, lalu kerjain duluan yang paling ngaruh ke omset. Satu-satu, biar kelihatan mana yang ngefek. Yang nggak ngefek, stop. Yang jalan, digedein.
Juli langsung lompat ke Rp39 juta. Agustus Rp107 juta. September turun tipis ke Rp100 juta, tapi pesanannya malah nambah. Kami tampilkan apa adanya.

